Manfaat Buah Kelengkeng Bagi Ibu Hamil

Manfaat Buah Kelengkeng Bagi Ibu Hamil

Tidak hanya memiliki kandungan vitamin C yang kaya,tapi kelengkeng tersebut juga mengandung banyak mineral lain seperti zat besi, fosfor, magnesium, dan kalium. Meskipun mengandung nutrisi yang tinggi, tapi kelengkengnya bukan makanan yang cocok untuk semua orang, terutama wanita hamil. Terlebih lagi, banyak orang percaya bahwa ibu hamil yang makan lengkeng akan berisiko keguguran, dan kelahiran prematur.

Bolehkah Ibu Hamil Makan Buah Kelengkeng?

Kelengkeng merupakan buah yang termasuk dalam daftar buah-buahan sangat bermanfaat, karena baik untuk kesehatan . Tidak hanya menyediakan banyak air dan serat, kelengkeng juga mengandung banyak vitamin dan mineral bermanfaat seperti vitamin A, C, kalium, besi, dan fosfor.

Meskipun berukuran kecil, manfaat yang dihasilkan buah kelengkeng sangat besar. Mari kita cari tahu apakah kelengkeng boleh dikonsumsi ibu hamil atau tidak di bawah ini.

Manfaat Kelengkeng Yang Harus Anda Diketahui

Pertama-tama, ibu harus belajar tentang nilai gizi buah lengkeng yang sudah diklaim oleh ahli gizi sebagai berikut:

  • Ketika memiliki penyakit yang berkaitan dengan sistem saraf, kelengkeng dianggap sebagai pengobatan yang terbaik, terutama untuk kondisi yang berkaitan dengan depresi. Komposisi nutrisi dari kelengkeng khususnya dari sekitar 100 gram kelengkeng akan mengandung sekitar 169 mg tembaga, yang dapat membantu menjaga kesehatan lapisan luar saraf dan mengendur serta meningkatkan fungsi otak. .
  • Kelengkeng juga data meningkatkan kemampuan untuk menyembuhkan luka dan meningkatkan umur panjang. Dengan kandungan polifenol pada buah kelengkeng maka akan membantu melawan radikal bebas dalam tubuh dan mencegah sel-sel yang rusak, dan membantu mengurangi risiko pengembangan beberapa jenis kanker.
  • Kelengkeng juga bermanfaat untuk memperbaiki sirkulasi darah dan meningkatkan asimilasi zat besi dalam tubuh, dan mencegah terjadinya anemia.
  • Jika Anda mengalami rendah lemak dan kalori, kelengkeng merupakan pilihan sehat bagi mereka yang ingin memotong lemak dari tubuh mereka. Pada saat yang sama, kelengkeng juga telah mengandung jumlah karbohidrat kompleks membantu mengurangi mengidam, sehingga ibu selama kehamilan dapat mengontrol berat badan secara efektif .
  • Kelengkeng merupakan buah yang mengandung jumlah vitamin C yang tinggi, sehingga bermanfaat untuk melindungi tubuh dari flu, pilek dan memperkuat sistem kekebalan tubuh.
  • Buah ini bermanfaat untuk penyakit jantung dengan cara mengurangi stres dan kelelahan. Buah kelengkeng juga secara efektif merangsang limpa, meningkatkan sirkulasi darah dan memberikan perasaan menyenangkan pada sistem saraf di dekat limpa dan jantung. Selain itu, mengkonsumsi kelengkeng juga dapat mengurangi risiko serangan jantung dan stroke.
  • Kelengkeng juga bermanfaat bagi kulit, karena Kelengkeng mengandung sifat anti-penuaan dan telah terbukti meningkatkan kesehatan kulit. Buah ini sangat bermanfaat untuk kulit halus di dekat mata, mengurangi pengelupasan, dan dapat memperbaiki warna kulit. Selain itu, kelengkeng makanan juga membantu melindungi gigi dan gusi ibu selama kehamilan.

Meskipun ada manfaat buah kelengkeng bagi ibu hamil, tetapi dalam kedokteran, orang dengan tekanan darah tinggi, diabetes dan khususnya ibu hamil tidak boleh makan lebih dari satu kelengkeng. Terlebih lagi, banyak orang percaya bahwa wanita hamil yang makan lengkeng tidak hanya akan memiliki masalah kesehatan tetapi juga meningkatkan panas dalam tubuh, yang dapat menyebabkan perdarahan vagina, sakit perut bagian bawah selama kehamilan. Lebih serius lagi, ibu hamil makan kelengkeng dalam 3 bulan pertama kehamilan dan 3 bulan terakhir kehamilan sangat mudah menyebabkan risiko keguguran, dan kelahiran prematur.

Saat ini, belum ada penelitian formal tentang efek berbahaya pemberian kelengkeng selama kehamilan. Namun, para ahli tetap merekomendasikan wanita hamil untuk tidak terlalu banyak kelengkeng, terutama ibu hamil yang memiliki kondisi sensitif atau gejala keguguran. Secara khusus, ibu hamil dengan diabetes gestasional atau tekanan darah tinggi selama kehamilan juga tidak boleh makan kelengkeng, karena gejalanya mungkin akan menjadi lebih serius.

Artikel Lainnya:

    None Found

You may also like...