Mengenal Tentang Daur Ulang Sampah Plastik Creasolv

 

Sudah kenal dengan teknologi Creasolv? Gagasan baru yang dicanangkan oleh Unilever ini dilatarbelakangi karena maraknya sampah plastik multilayer seperti pouch dan sachet yang tergolong sangat banyak tapi dilupakan. Selama ini, kita masih fokus dengan pengolahan sampah plastik dan gelas saja. Oleh karena itu kehadiran Creasolv diharapkan bisa menjadi solusi yang praktis dan efektif sebagai teknologi daur ulang sampah plastik masa kini.

Fakta-Fakta Tentang Creasolv yang Harus Diketahui

Plastik biodegradable saat ini menjadi alternatif untuk mengurangi tingginya sampah plastik dari bahan dasar minyak bumi tanda ke rumah seperti petrolium, gas alam dan batubara. Tentunya plastik biodegradable lebih mudah terurai.

Namun sepertinya Unilever memiliki langkah lainnya dengan mengajak kerjasama Fraunhofer Institute di Jerman untuk mengurangi sampah plastik multilayer melaluinya teknologi yang lebih canggih dan efisien dari sekedar penggunaan plastik biodegradable.

Teknologi Creasolv menjadi teknologi pertama dan bahkan masih satu-satunya di dunia yang dapat mendaur ulang sampah kemasan plastik menjadi bahan yang bisa dipakai untuk membuat kemasan baru. Sehingga hasil akhir dari teknologi ini yaitu menjadikan sampah multilayer tidak berakhir di lingkungan maupun tempat pembuangan akhir melainkan bisa digunakan kembali.

Fakta lainnya tentang teknologi ini adalah sebagai bagian dari program Unilever Sustainable Living Plan (USLP) yang bertujuan menekan jumlah sampah plastik yang tidak terkendali dengan baik saat ini. Melihat dari hasil uji tahap awalnya, teknologi tersebut dapat menyerap hingga 3 ton sampah plastik fleksibel bersih setiap harinya.

Sementara jika melihat skala komersial, teknologi bisa mengurangi dampak CO2 hingga 7800 ton setiap tahun untuk setiap unit operasi. Itu artinya setara dengan 8200 ton plastik fleksibel.

Cara Kerja Teknologi Creasolv

Kehadiran Teknologi Creasolv menjanjikan usaha yang jauh lebih efisien dan juga cepat daripada sekedar penggunaan plastik biodegradable untuk mengurangi pencemaran plastik di lingkungan. Teknologi melibatkan serangkaian proses yaitu:

  1. Proses Pengumpulan Sampah

Sampah plastik fleksibel nantinya akan dikumpulkan terlebih dahulu di bank sampah. Fyi, sekarang sudah ada lebih dari 2800 bank sampah yang tersebar di seluruh Indonesia.

  1. Sampah disalurkan ke pabrik Teknologi Creasolv

Sampah plastik fleksibel yang telah dikumpulkan nantinya akan dikirim ke pabrik Teknologi Creasolv yang berdiri di atas lahan 2000 meter serta berkapasitas hingga 3 ton sampah.

  1. Pembersihan dan pencacahan

Pada tahap berikutnya sampah akan dicuci sampai bersih terlebih dahulu sebelum dicacah dengan mesin. Tujuannya agar lebih mudah untuk didaur ulang.

  1. Pengolahan Sampah

Selanjutnya sampah plastik akan dilarutkan dengan cairan polimer kemudian diendapkan dan disaring supaya terpisah dari residunya. Setelah itu plastik akan dikeringkan. Tahap terakhir larutan plastik akan melalui proses penyulingan untuk mengubahnya menjadi pelet plastik berbentuk serpihan kasar.

Pengelolaan menggunakan Teknologi Creasolv memiliki hasil akhir berupa pelet plastik. Pelet ini nantinya bisa digunakan sebagai bahan baku pembuatan kemasan plastik yang baru. Sehingga secara keseluruhan sampah plastik tidak akan berakhir di lingkungan karena bisa didaur ulang dan digunakan kembali.

Creasolv

Melalui Teknologi Creasolv, diharapkan bisa menjadi salah satu upaya paling efektif untuk mengatasi masalah sampah di Indonesia. Teknologi ini adalah bentuk upaya dari Unilever dalam mendukung gerakan goal recyclable, reusable, dan compostable.

Kamu bisa menjadi bagian dari usaha Teknologi Creasolv bersama Unilever dengan cara mengumpulkan plastik plastik di sekitar dan diserahkan ke bank sampah yang telah tersebar di seluruh Indonesia.

Artikel Lainnya:

    None Found

You may also like...